Tag Archives: BELAJAR MENUL

UAS BAHASA INDONESIA untuk kelas DEFG/ dalam perbaikan

Sumber : Buku Pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas 9

jawaban kumpulkan perkelompok 1 Kelompok 3 Orang.

Iklan

OOOW… GURU TEMAN KENCAN YANG RAMAH BENARKAH?????

GURUJika mendengar kata “guru”, yang ada di pikiran banyak orang pastilah pria atau wanita setengah baya dengan seragam, papan tulis, dan setumpuk pekerjaan rumah. Sungguh tak menarik untuk diajak kencan. Tapi jangan terburu illfeel dulu.  Banyak kok guru muda yang oke untuk diajak kencan. Lagi pula, pacaran dengan orang yang berprofesi sebagai guru ternyata punya banyak manfaatlho.
1. Mereka ramah pada semua orang
Guru harus dapat berkomunikasi dengan baik dengan anak-anak, orang tua mereka, atasan, dan rekan kerja. Ini adalah keharusan jika ingin menjadi guru. Keuntungannya adalah ketika tiba saat mengenalkannya dengan keluarga. Karena kebiasaannya berhubungan dengan banyak orang, membuat keluargamu terkesan tentu bukan hal yang sulit dilakukannya.
2. Mereka suka anak-anak
Tentu saja orang yang berprofesi sebagai guru suka pada anak-anak karena mereka bekerja bersama mereka setiap hari. Ini berarti saat kalian memutuskan menikah dan punya anak, si dia akan lebih mudah mendidik dan berkomunikasi dengan anak.
3. Mereka sudah punya jadwal waktu dan liburan
Salah satu keuntungan besar berpacaran dengan guru adalah karena mereka sudah memiliki jadwal yang teratur. Akan ada waktu untuk kalian berdua, waktu liburan, dan waktu untuk bekerja. Ini membuat semuanya lebih mudah, terutama jika kalian merencanakan banyak hal.
4. Mereka senang berpikir positif
Bukankah guru selalu diharapkan bisa melihat sisi baik dari setiap anak didiknya? Bukankah guru juga sering mengatakan “Tak ada anak yang bodoh, yang ada hanyalah anak yang malas belajar” pada anak didiknya? Berpacaran dengan guru berarti punya seseorang yang akan selalu mendukung dan menunjukkan sisi positif dirimu.
5. Mereka sudah menyiapkan banyak hal
Setiap hari guru sudah terbiasa menyiapkan banyak hal. Mulai dari kertas ujian, materi, bahan ajar, dan lain sebagainya. Ini berimbas pada kehidupan pribadi mereka. Tak perlu repot-repot menyiapkan banyak hal karena dia pasti sudah menanganinya.
6. Mereka tidak egois
Kebanyakan orang yang menjadi guru tidak egois. Mereka lebih banyak memikirkan orang lain, anak didiknya, atau orang yang mereka sayangi. Siap-siap saja untuk selalu mendapat perhatian jika berpacaran dengan guru.
7. Belajar hal-hal baru
Guru selalu punya pengetahuan tentang banyak topik. Bagi orang yang suka belajar, berpacaran dengan guru bisa jadi hal yang menyenangkan. Berbicara dengan mereka bisa menambah wawasan dan ilmu.
Jadi, siapa bilang berpacaran dengan seorang guru akan jadi membosankan? Buktinya, banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari seorang guru sebagai teman kencan.

Sumber :http://keajaiban.blogdetik.com

Sebuah ungkapan: GURU MENGAJAR HAL BIASA, GURU MENULIS LUAR BIASA

Kita sebagai guru yang berdomisili di Kabupaten Kuningan patut bersyukur, karena memiliki wadah untuk menyalurkan ide, pendapat dan kreasi. Wadah yang kita miliki saat ini adalah majalah PGRI atau lebih dikenal dengan buletin PK. Di tempat inilah kita bebas untuk mengeluarkan ide yang dimiliki, memberikan pendapat demi kebaikan dunia pendidikan di Kabupaten kuningan , dan berkreasi sebagai arena tukar pengalaman sebagai upaya  untuk meningkatkan kualitas  proses belajar mengajar.

Profesi kita adalah guru yang memiliki rutinitas belajar mengajar, rutinitas ini sudah  menjadi hal yang tidak aneh lagi dan terasa bukan sebuah beban dalam menjalani kehidupan. Dari mulai mempersiapkan administrasi, mencari bahan ajar, melakukan proses belajar mengajar   evaluasi, dan  memeriksa jawaban siswa kemudian mengolahnya menjadi nilai.

Dalam mencari bahan ajar disadari atau tidak itu adalah sebuah  proses mencari ilmu, ketika bercermah di depankelas pada dasarnya kita sedang menyusun sebuah kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragraf dan paragraf yang tersusun menjadi sebuah wacana jika dituangkan dalam bahasa tulis maka akan membentuk sebuah  tulisan atau karya tulis. Namun semua penomena ini seolah mengalir tanpa makna karena sudah menjadi sebuah kebiasaan.

Sebenarnya guru memiliki potensi yang luar biasa untuk menulis  jika para  memiliki keberanian untuk mencoba menulis. Banyak sekali masalah disekeliling kita yang dapat diangkat menjadi sebuah tulisan. Apakah itu  masalah berkaitan dengan profesi kita, masalah-masalah kesulitan anak dalam berlajar, siswa yang mengalami salah suai dan lainsebagainya.

Laman: 1 2