Category Archives: Uncategorized

TIPS MEMILIH HOTEL KETIKA BERLIBUR

Tips memilih hotel ketika berlibur merupakan keharusan bagi wisatawan. Tips memilih hotel ketika berlibur akan terhidar dari ketidak puasan atau ketika nyamanan saat menginap di hotel. Banyak wisatawan merasa tidak puas setelah menggunakan jasa hotel karena mengabaikan tips memilih hotel . Bebeapa  hal yang bisa dijadikan tips memilih hotel  di Bangkok seperti berikut

Tapi sebelum memilih hotel, ada baiknya Anda sesuaikan dulu dengan aktifitas Anda selama di Bangkok, dan dengan siapa Anda berlibur. Mengapa demikian?

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa kehidupan malam di Bangkok lebih terbuka dibanding Indonesia. Tempat pijat, bar, night club sudah menjadi pemandangan biasa. Bahkan tempat hiburan khusus dewasa sangat mudah dijumpai di Bangkok.Klik disini

  1. Sukhumvit Area. Inilah kawasan paling populer bagi turis dengan jumlah hotel sangat banyak dari Bintang 5 hingga budget hotel, yang tersebar dari Soi 1 hingga 50-an. Sukhumvit sendiri merupakan sentra turis di Bangkok, hampir semua aktifitas disini terkait dengan industri wisata. Anda tidak akan sulit mendapatkan tempat belanja, makan, dan hiburan disini. Untuk wsiata dengan keluarga saya lebih merekomendasikan Sukhumvit dibandingkan Silom. Sukhumvit juga sangat strategis karena dilewati oleh jalur BTS Skytrain. Hotel- hotel yang berada di area ini diantaranya adalah : Westin Grande, Sheraton Grande, JW Marriot, Grand Sukhumvit, Sofitel Residence, The Landmark, Grand Millennium, President Solitaire, Grand Mercure. Untuk berlibur bersama keluarga saya rekomendasikan untuk tinggal di kawasan ini.
  2. Silom Area. Kawasan ini juga dikenal sebagai Little Tokyo. Banyak hotel berada di sini seperti Dusit Thani Hotel. Silom terkenal dengan kawasan tempat hiburan khusus dewasa. Penjual DVD rating X3-pun secara terang-terangan menawarkan dagangannya disini. Pertunjukan-pertunjukan seperti tari erotis sangat mudah didapat, dengan kawasan populer PatPong Night Market. Disini juga ada night bazaar, Anda juga dapat curi-curi pandang apa yang terlihat di dalam. Saya sangat tidak menganjurkan Anda tinggal di kawasan ini jika berlibur dengan anak-anak. Tapi lain ceritanya jika Anda termasuk pengikut genre ‘petualang malam’.
  3. Siam Area. Sebenarnya Siam ini berdekatan dengan Sukhumvit dan dilalui oleh BTS. Banyak pusat perbelanjaan di kawasan ini, diantaranya Siam paragon, Siam Center, Siam Discovery. MBK Center juga tidak terlalu jauh dari ketiga mall itu. Hotel di kawasan ini diantaranya adalah Novotel Siam Square, Pathumwan Princes, Siam at Siam Design, Courtyard by Marriot, Evergreen Place, Asia, dan Diamond City. Bagi Shopaholic sangat cocok untuk tinggal di Siam.
  4. Riverside Area. Inilah kawasan berada di tepi Chao Phraya River, dengan pemandangan banyak kuil dan tentu saja sungai. Hotel- hotel mewah banyak berada di area ini diantaranya adalah : Millennium Hotel, Marriot Hotel & Spa, Mandarin Oriental, Peninsula, Shangri-la, Royal Orchid Sheraton, Ramada Plaza, Best Western Svana. Suasananya relatif tenang dan tidak terlalu hiruk pikuk seperti di Silom.
  5. Pratunam District. Kawasan ini lebih kurang populer bagi kalangan turis. Tidak terlalu banyak hotel disana kecuali yang terkenal Indra Regent, lokasinya dekat dengan Pratunam Market, sehingga gampang untuk beli oleh-oleh. Namun Pratunam memiliki pusat belanja khusus seperti Pantip Plaza untuk IT, Platinum Fashion Mall untuk pakaian. Pratunam juga terkenal dengan grosir pakaiannya, street market, dan outlet pakaian. Selain Indra Regent hotel-hotel di kawasan ini adalah Best Western Mayfair Suites, Siam City, Amary Watergate, Ramada D’MA, Century Park, Baiyoke Sky, Hotel de Bangkok dan masih banyak lagi.

Disamping hotel-hotel tadi, di masing-masing kawasan juga tersedia budget hotel di bawah 1000 Baht. Untuk memesan hotel online dapat melalui agoda.com atau asiaroom.com disamping biro perjalanan di Indonesia. Selamat berlibur.https://www.hotelscombined.co.id/SearchBox/305405

referensi

https://totosp.wordpress.com/2009/05/18/memilih-hotel-paling-tepat-di-bangkok/

 

Secret Admirer…..

Aku sedang melamun sekarang, ku nikmati pagi indah ini dengan sejuta cinta dalam kandungan hamparan alam putih. Udara dingin lagi merasuki hidungku. Sepoian angin, bongkahan salju kecil yang jatuh dari genting, suara aliran air, kicauan burung yang hilir mudik, dan…… suara detakan jantung dan hembusan nafasku menambah keharmonisan simponi musim dingin.
Telapak tangan ini kembali merasakan kasar permukaan kertas. Apa yang ku sentuh? Lagi lagi, bunga ini. Ada sepucuk surat disana. Berwarna biru. Dan ada tulisannya!

Selamat pagi bunga matahari,
Jika kau membaca ini,itu berarti kau sudah melihat kirimanku yang ke-51 kali nya. Entah mengapa aku begitu menikmati semua ini, mengirimimu surat, setangkai bunga matahari,dan tentunya lambang hati yang tertera di bawahnya. Aku tau kau pasti merasa risih dengan semua yang telah aku lakukan. Tetapi, percayalah aku melakukan semua ini , karena aku ingin. Bunga matahariku, aku senang bila kau masih sehat. Aku senang bila kau masih mau membaca surat demi surat yang kukirim untukmu. Bunga mataharinya apa kau masih menyimpannya? Rawatlah ia! Jangan untukku, melainkan demi kehidupan bunga matahari itu. Ia pun ingin hidup. Aku tata bunga itu, meskipun tak seindah dirimu.
Your secret admirer,
NN

Ya, itulah dia pengagum rahasiaku yang bahkan sampai sekarang aku pun tak mengetahuinya. Ia telah mengirimkan surat dan bunga sebanyak 51 kali dalam satu tahun ini. Aku pernah berniat untuk meneliti siapa pengagum rahasiaku itu. Tetapi, entahlah setiap aku ingin melakukannya, pengagum rahasia yang berinisial ‘NN’ itu selalu saja melarangnya. Jadi, aku biarkan ia melakukannya. Lagipula itupun haknya. Yang membuat aku bingung adalah mengapa dia begitu tergila-gila padaku?

‘Maaf bunda, Delyona enggak bisa pulang ke Indonesia akhir tahun ini. Ada badai salju di seluruh Britania Raya. Pihak bandara bilang, untuk 2 hari ke depan jadwal penerbangan di cancel sementara” balas e-mailku. Hanya beberapa detik, aku pun menerima balasan e-mail dari bundaku. ‘Badai? Apa besar? Jaga diri kakak yah! Jangan keluar apartement dulu.’ jawab bundaku. Aku pun langsung mereply e-mail tersebut. ‘Iya bunda. insyaAllah kakak lakukan apa yang bunda bilang.’ Kutekan enter dan e-mail pun terkirim. Setelah beberapa menit kutunggu balasan dari bundaku, dan nyatanya tidak ada jawaban, aku meng-off-kan laptopku.
Kusimpan laptop ini ke meja kerjaku, kusimpan kembali pakaian yang tadinya hendak kubawa untuk berlibur ke Indonesia di lemari berwarna coklatku. Kusimpan pula travel bag ini, dan kurapihkan kembali beberapa barang yang berhubungan dengan pulang kampung.
Aku rebahkan tubuhku di ranjang ini, kutarik selimut dan kututupi raga ini. Huh, dingin sekali hari ini. Kulirik jam di dinding, masih pukul 09.00 pagi. Tapi, karena salju sedang turun dengan lebatnya, membuat suasana pagi yang biasanya cerah ini menjadi gelap bak saat dini hari. Aku pun menyalakan AC, kupilih tombol ‘warm’ untuk menghangatkan diri. “Ha~ lebih baik” ujarku. Terima kasih ya Allah, hangat sekali. Inginnya aku tertidur, tetapi jujur saja aku tak bisa. Ayolah, ini masih jam 9 pagi. Tiba-tiba saja aku langsung teringat dengan pengagum rahasiaku itu. Apa dia tetap mengirimkan surat dan bunga disaat salju sedang turun selebat ini? ‘Tak mungkin’ pikirku. Kuangkat bahuku, seolah melambangkan ketidakpedulian.
Tetapi, oh suksesnya pengagum rahasiaku yang berinisial ‘NN’ itu. Kakiku tetap saja menyentuh lantai berjalan menuju jendela apartement-ku. Kubuka jendela, dan betapa terkejutnya aku melihat kiriman pengagum rahasiaku itu. Bedanya kali ini dia mengirimkan secangkir susu coklat hangat dan paket sarapan. Tentunya selain sepucuk surat dan setangkai bunga matahari. “Orang itu…..” gumamku pelan. Kuambil pemberian pengagum rahasiaku itu.
Tangan ini meletakkan secangkir susu coklat, paket sarapan, bunga dan surat itu di meja depan sofaku. Kulihat susu coklatnya masih beruap dan hangat bila disentuh cangkirnya. Itu berarti, semua ini masih baru. Tak segan ku langsung membuka paket sarapan itu. Dan isinya adalah……. satu buah chocolate croissant, satu buah cheese croissant, satu buah burger daging sapi, satu buah apel dan satu buah strawberry. Ok, sepertinya aku pun kagum padanya. Senekat itukah dia, sampai-sampai ketika badai salju pun ia tetap melakukan ini? Mulutku sedikit menganga. Dengan semua pemberian ini, apakah terlihat berlebihan jika aku mengatakan ‘wow’ ? aku rasa tidak. Orang itu benar-benar nekat! Sekagum itukah ia padaku? Siapa dia? Aku hanya gadis Indonesia yang datang kesini hanya untuk meminta ilmu. Bukan untuk dikagumi. Apa ia pria yang kukenal? Apa kebangsaannya? Jika boleh diakui, itulah rentetan pertanyaan yang selalu menari-nari di kepalaku.
Mulanya aku takut mengonsumsi makanan itu, tetapi karena kebetulan aku pun hanya sarapan dengan sandwich dan milkshake, tergodalah aku. Tak terlalu lahap aku memakan paket sarapan itu, tapi sangat lahap! “Ehm~ makanan ini enak banget! Apa dia yang buat? Kenapa pria bisa membuat makanan seenak ini? Apa dia seorang koki?” ujarku. Tak lupa ku berdo’a sebelumnya. Makanan utama pun sudah kusantap, tiba untuk makan dessertnya. Ada 1 buah apel. Ya, aku berdo’a sebelum makan apel itu. Aku tak mau seperti Putri Salju atau nama kerennya ‘Snow White’ yang tertidur karena memakan apel pemberian orang asing. Hey, dia pengagum rahasiaku bukan? Itu berarti aku tidak mengenalnya, yang sama saja bahwa dia orang asing bagiku.

Sore ini masih sama seperti pagi tadi, salju masih turun. Bedanya, tak selebat pagi tadi. Hanya butiran kecil. Pandanganku masih menerawang jauh, entah mengapa aku masih saja memikirkan pengagum rahasiaku itu. ‘Huh, bodoh sekali. Untuk apa aku memikirkan dia?’ gema hatiku. Aku pun mengambil mantel tebal berbulu yang tergantung di lemari, aku berniat untuk sekedar jalan-jalan sore ini. Bosan, terus diam didalam apartement.
Kuhembuskan nafas sore, ya masih segar tapi dingin. Ah, konyolnya aku, ini kan musim dingin. “Yah, kursi nya ketutup salju” keluhku. Terpaksa, aku tak bisa duduk. Tak apa bukan itu yang aku cari. Aku berkeliling taman ini, oh musim dingin aku sangat menyukai musim ini. Inilah musim yang aku nanti-nantikan selama hidupku. Bulan ini adalah bulan pertama aku bisa merasakan musim dingin. Lembutnya salju putih, dinginnya oksigen, dan uap yang keluar dari mulutku, itu lah yang aku suka. Bahkan disaat aku menggesekkan kedua telapak tanganku kemudian menempelkannya di kedua pipiku adalah kebiasaan yang sangat aku suka. Di negeriku Indonesia, belum pernah aku merasakan ini. “Ayah, bunda, adikku, andai kalian bisa berlibur kesini. Kalian akan merasakan kehangatan di tengah salju. Tentunya jika kita bersama” gumamku sembari tersenyum.
Tudung jingga yang menutupi aurat atasku, yang disebut ‘kerudung’ ini melindungiku dari dinginnya salju. Tinggal di negeri orang dimana penduduknya yang beragama Islam yang minoritas, justru membuat aku bangga. Karena disini, aku bisa tampil beda diantara manusia-manusia lain. Dan aku suka tampil beda. Itulah aku. Lagi, senyum yang terlihat diwajahku sekarang, aku menengadahkan kepala menghadap angkasa sambil mengatakan “Aku cinta diriku”.

“Hoam, selamat pagi dunia! Apa aku masih hidup?” seruku menyambut pagi, aku meraba tubuhku. “Terima kasih Ya Allah, di awal tahun baru ini Kau masih memberiku nyawa di dunia ini” ku tersenyum. Ku tegakkan badan, pergi ke kamar mandi untuk berkaca dan tentunya berwudhu. Tak lupa menggosok gigi, aku tak mau mulutku beraroma tak sedap saat sedang menyembah-Nya.
Salam mengakhiri shalat subuhku, aku berdzikir sejenak dan berdo’a. Awal dari do’aku diawali dengan membaca basmallah dan shalawat. Lalu kuteruskan dengan membaca do’a untuk kedua orang tuaku. Seterusnya aku berdo’a dengan menggunakan bahasa Indonesia.
“Ya Allah, sesugguhnya aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan dalam agamaku, kehidupan duniaku, keluargaku, hartaku dan ilmuku. Ya Allah tutuplah aurat aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang lain dan berilah ketentraman di hatiku. Ya Allah, peliharalah aku dari arah depan, belakang, kanan, kiri, dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu agar aku tidak mendapat bahaya dari bawahku. Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, telah lalu hukum-Mu atasku, adil ketetapan-Mu atasku, aku memohon kepada-Mu dengan perantara semua nama milik-Mu yang Engkau namakan sendiri, atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan seseorang dari hamba-Mu, atau Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib di sisi-Mu. Jadikanlah Al-Qur’an sebagai penawar hatiku, cahaya dalam dadaku, penghapus dukaku, dan pengusir keluh kesahku. Aamiin”
Itulah sepenggal dari do’a yang selalu kupanjatkan sehari-hari selama aku tinggal untuk kuliah di Universitas Oxford, Inggris. Selesaiku dengan urusanku, kulipat dengan lembutnya dan kusimpan ke tempatnya kembali mukenaku. Lanjutku dengan menyiapkan secangkir susu coklat panas. Cerobohnya aku, tak sengaja terkena tumpahan air panasnya. “Aw!” jeritku kepanasan. Sebaiknya aku simpan dulu disini. “Sambil tunggu susu nya mendingin, aku bereskan dulu tempat tidurku”. Aku pun bersemangat untuk membereskan tempat tidurku. Ketika membereskannya, aku bersenandung pelan.
“Ok, sudah beres!” ucapku. Ku menoleh ke arah jendela, “Ya ampun, aku belum membuka gordengnya! Bagaimana aku bisa lupa?! Huh, Delyona Delyona” ujarku menggerutu pada diriku sendiri. Kubuka gordengnya, cahaya matahari masih kecil disana. Pantas saja, ini masih pukul 5 pagi. Saat aku berniat untuk membuka jendela sekedar menghirup udara segar tahun baru, angin dingin menghempaskan dirinya sendiri terlebih dahulu padaku. Brr,dingin. Kembali aku mengenakan mantel tebalku. Ku ambil cangkir susu panasku, ku berjalan menuju jendela. Ada aura tersendiri yang membuatku ingin duduk disana, menikmati pagi sambil menjadi saksi munculnya cahaya matahari tahun baru yang lebih cemerlang lagi.
Benar saja, sesuai dugaanku, ada sepucuk surat dan setangkai bunga matahari tersimpan manis di alas jendelaku yang berfungsi untuk duduk. Bedanya lagi, ada sebuah kotak yang menemaninya. Ku duduk dan kubuka surat itu, kubaca dengan suara yang tak lantang.
“Selamat pagi dan selamat tahun baru bunga matahariku,
Apa kabarmu hari ini? Aku harap kau kan baik-baik saja untuk setahun penuh” haha, aku sedikit cekikikan membaca surat ini. Dia bilang sehat setahun penuh? Aku harap. Lalu kulanjutkan kembali membaca surat itu masih dengan suara yang tak lantang.
“Kau tau? Aku selalu mendo’akanmu. Aku selalu berdo’a agar kau sehat, dan tetap menjadi dirimu sendiri. Aku ingin berbagi sedikit cerita padamu. Semalam, aku berniat untuk menampakan diriku di hadapanmu. Sebenarnya aku pun lelah terus-menerus bersembunyi darimu. Tetapi, aku tak cukup berani untuk melakukan itu semua. Ya, mungkin kau akan berpendapat bahwa aku pria yang konyol dan tidak jantan. Aku ingin merayakan tahun baru bersamamu. Aku bahkan sudah menyiapkan makan malam yang ditata sedemikian rupa, itu semua semata-mata agar aku bisa menghabiskan malam tahun baru yang ditemani butiran salju bersamamu. Tetapi, aku pun tau diri. Kau pastinya tak akan mau menerima tawaranku. Kau sangat menjaga dirimu sebagai seorang muslim. Aku menghargai itu, meskipun sakit. Aku rela melakukan apapun untukmu. Jadilah aku merayakan malam itu seorang diri. Meskipun sejatinya ada teman-temanku pada saat malam pergantian tahun baru.
Mungkin, sekarang saatnya aku mengatakan hal yang sebenarnya. Aku, pria berinisial ‘NN’ jatuh hati padamu. Sebenarnya sudah lama aku memiliki perasaan ini padamu. Tepatnya, satu tahun yang lalu. Aku selalu memotret dirimu secara diam-diam. Aku mengumpulkan semua foto-foto itu yang nantinya ingin aku tunjukkan padamu secara langsung saat malam pergantian baru. Tetapi, karena semua itu tak terlaksana, maka aku memberikan ini padamu secara tidak langsung. Kau tau? Menurutku, ekspresi apa pun dan gaya apa pun yang kau miliki. Kau kan selalu terlihat cantik dan manis. Apa kau memegang kotak itu? Kotak yang aku kirimkan? Isinya hanya beberapa foto yang menurutku adalah yang terbaik. Jika boleh jujur, sebenarnya aku menyalin foto yang terdapat dalam kotak itu. Aku tak mau kehilangan foto terbaikmu.
Aku juga ingin memberitaumu, apa alasanku memakai ‘bunga matahari’ sebagai panggilan spesial dariku untukmu. Bagiku, kau adalah makhluk Tuhan yang indah. Kau selalu terlihat cerah, berseri, cantik, dan beraura. Kau wanita yang selalu merendahkan diri. Semua itu layaknya bunga matahari. Lagipula, jika kau dipadukan dengan bunga matahari akan terlihat serasi dan……manis.
Bunga matahari, aku berharap aku masih tetap bisa melihatmu. Secara sembunyi-sembunyi tentunya. Aku benar-benar belum memiliki cukup keberanian untuk menampakkan diriku di matamu. Jadi, biarkan aku mengagumimu. Biarkan aku mencintaimu dalam diam. Biarkan aku merindumu dalam senyap. Biarkan aku memelukmu dalam mimpi. Meski itu sakit.
Semoga kau suka, Bunga Matahariku

Your secret admirer
NN
Tanpa secara sadar, air mataku keluar tanpa aba-aba dariku. Jika boleh jujur, aku terharu dengan perjuangan yang dilakukan pengagum rahasiaku itu. Dia…..hebat. Tanpa basa-basi aku membuka kotak tersebut. Kulihat, ada banyak foto didalamnya. Dia bilang apa? Hanya beberapa foto? Setelah kuhitung ada 28 foto. Apa itu bisa disebut beberapa? Memangnya, berapa banyak foto yang ia simpan?
Ku melihat satu per satu foto itu. Disitu aku melihat potret diriku disaat aku pertama kali masuk universitas, keluar dari apartement-ku, saat makan siang, saat menikmati musim gugur, saat sedang mengerjakan tugas kuliahku, foto surat yang biasa ia berikan padaku, foto bunga matahari, saat aku menaiki bus, saat aku tertawa, tersenyum, berwajah datar, bahkan saat aku tertidur di bus! Dan beberapa foto yang lainnya. Namun, yang membuat aku terkejut adalah, ada salah satu foto dimana aku sedang menikmati musim dingin menjelang tahun baru. Lokasinya pun ditaman dekat apartement-ku. Disitu aku mulai berpikir, “Bukankah itu aku saat sedang di taman kemarin sore?” gumamku. “Jadi, kemarin sore saat aku sedang di taman dia juga ada disana? Kenapa aku tak melihatnya? Di foto ini, sepertinya arah potretannya pun dari arah depanku. Tapi kenapa aku tidak menyadarinya?” lanjutku masih dalam kebingungan.
Aku lihat kembali isi surat tersebut, kubaca kembali kalimat akhir dalam surat itu, “Bunga matahari, aku berharap aku masih tetap bisa melihatmu. Secara sembunyi-sembunyi tentunya. Aku benar-benar belum memiliki cukup keberanian untuk menampakkan diriku di matamu. Jadi, biarkan aku mengagumimu. Biarkan aku mencintaimu dalam diam. Biarkan aku merindumu dalam senyap. Biarkan aku memelukmu dalam mimpi. Meski itu sakit.”
Ku genggam erat bunga matahari itu, saat itu cahaya matahari mulai muncul. Kulirik bunga matahari itu, pikirku untuk mencocokkan dengan bulatnya matahari. Aku tersenyum, bunga matahari ini cantik sekali. Ini adalah bunga matahari tercantik yang pernah ia berikan padaku. Kuturunkan kembali bunga matahari itu, tak ku lepas tetapi lenganku berpangkuan pada pahaku yang tertutup mantel hangat.
Senyumku memudar seketika, kembali aku bergumam. “Pengagum rahasiaku, kenapa kau tak tampakkan dirimu saja semalam? Aku suka bunga matahari ini” senyumku kembali mengembang saat mengatakan ‘Aku suka bunga matahari ini’. Senyumku memudar kembali. Aku pejamkan mataku, lalu kubuka kembali. Kuhembuskan karbondioksidaku, entah mengapa aku pun lelah terus diperlakukan seperti ini.
“Ya Allah, dalam do’aku sewaktu pagi menyambut tahun baru tadi ada yang kurang. Ada secercah harapanku di tahun ini” do’aku sambil menyandarkan kepalaku ke jendela. Seolah jendela ini adalah tempat pangkuanku menanggung bebanku yang terus dijadikan objek pengaguman.
“Ada satu, aku ingin tau siapa pengagum rahasiaku ini” lanjutku. Pandanganku menerawang jauh, biarkan pagi tahun yang baru ini sebagai saksi permohonanku. Biarkan sinar mentari pagi tahun yang baru menjadi saksi kegelisahanku. Biarkan angin ini yang membawa rasa ingin tauku terhadap pengagum rahasiaku itu.
Ku miliki kalimat terakhir , untuk pengagum rahasiaku yang entah siapa dan sedang ada dimana.
“Terima kasih pengagum rahasiaku. Selamat tahun baru”

Selamat Tahun Baru 2014 !!!

Karya : Difa Ameliora Pujayanti
( December, 31 2013 22 : 39 )

Rabu Berduka

Silebu,

Dahiku memanas, tubuh menggigil. Sakitku semakin berasa. Panas dan dingin bercampur tak karuan. Tergurat wajah khawatir di wajah ibu. Tak lain dengan ayah yang sama khawatirnya. Siang panas menambah panasnya tubuh keringku. Aku tiada daya. Untuk sekedar makan,minum,buang air,bahkan untuk berdiri pun aku kesulitan. Kaki ini selalu lemas. Berbaring ditempat tidur, menjadi lumrah kujalani hari-hari panasku.

Cipasung,

“Anakku, aku ingin bertemu dengan Dian dan keluarganya. Suruh mereka kesini”pinta nenekku pelan. “Ya, tapi bagaimana nanti saja ya,Nek”jawab Iwang anak pertamanya.

Silebu,

“Ibu, aku ingin berdiri”ujarku. “Mau apa? Lebih baik berbaring”ujar ibuku lembut. “Capek  rasanya jika berbaring terus. Main keluar boleh ya. Sekedar menghirup udara bebas. Disini terasa sesak” ujarku lemas sambil memelas. “Ya sudah ibu antar. Tapi,kalo butuh apa-apa panggil ibu ya!”. Aku hanya mengangguk tanpa menjawab sepatah kata pun. “Eh, tapi makan dulu ya. Setelah itu diminum obatnya”ibu mengingatkan sambil tersenyum.

Obat oh obat. Sungguh aku benci ‘benda sesajen’ pemberian dokter itu. Bukan saja dari segi rasanya. Lihat saja gunanya. Bukankah obat itu memang untuk orang-orang sakit. Ya, jika aku menelan benda itu. Sama saja artinya bahwa aku ini orang sakit-sakitan. Aku tak mau dibilang orang sakit. Tapi bagaimana lagi? Allah yang berkehendak. Semoga ini ujian dari-Nya, sehingga derajatku semakin tinggi. Ku sabarkan diri. Pasrah dan jalani.

Do’a selalu kupanjatkan sebelum meminum obat. Berharap kedepannya, benda ini tak akan pernah hadir lagi dan memasuki perut kecilku. Meskipun kemungkinannya kecil, tapi ku sungguh. Kuusahakan agar raga ini senantiasa sehat. Aamiin.

Udara segar ini, oh Tuhan ini nikmat sekali. Hidungku mulai beroperasi. Terasa dingin dan segar melalui rongga hidungku. Kuhirup cepat dan kuhembuskan perlahan-lahan. Paru-paruku mengembang. Kugerak-gerakkan perlahan anggota gerak tubuhku. Suara tulang terdengar. Ini dia yang paling aku benci. Oh Tuhan, lihatlah aku sekarang. Berat badanku menurun, wajahku pucat nan berminyak,mengemis bantuan orangtuaku. Piuh. Lelah menjadi orang sakit itu. Kuingatkan kepada kalian, jangan mau menjadi orang sakit!

Selasa,

Selesai ku shalat isya’, ku rebahkan tubuh keringku ditempat tidur. Eits, sakit bukan alasan untuk tidak melaksanakan shalat. Bedanya kali ini, ku tidur dikamar kedua orangtuaku. Entah mengapa. Hingga malam tiba, sekitar pukul 22.00 malam, menjelang tengah malam tidurku digoyahkan ibuku. Huh, untuk apa pula ibuku membangunkan aku? Tidakkah dia lihat bahwa anaknya ini sedang sakit?

“Bangun teh, kita ke cipasung sekarang. Maaf ibu bangunin malem-malem gini”ujar ibuku. “Mau kemana bu? Cipasung? Mau apa?”tanyaku heran. Baik itu ibu dan ayahku tidak ada yang menjawab pertanyaanku. Sudahlah, aku tidak peduli. Lagaipula aku benar-benar tidak menginginkan jawaban itu. Yang aku ingin sekarang adalah cepat sampai lalu tidur kembali. Eits, tunggu dulu. Ke Cipasung? Berempat? Tapi keluargaku tidak memiliki mobil. Lalu?

∞∞∞

Ayahku menutup pintu mobil dengan cepat. Lekas ia duduk dikursi mobil depan. Malam ini keluargaku menumpang mobil dari teman ayahku untuk pergi ke Cipasung.

∞∞∞

“Hiks,hiks,hiks”. Ku mendengar isakan tangis dari wanita yang sekarang menyandarkanku,ibuku. Ia sempat mengatakan beberapa kata tentang nenekku,yang merupakan ibu dari ibuku. Jujur, aku masih belum mengerti untuk apa ke Cipasung? Dan kenapa ibuku menangis? Ingin ku bertanya, berharap ibu kan mengeluarkan sepatah dua katanya untuk menjelaskan apa yang terjadi saat ini. Namun, situasi sedang tidak mendukung. Ku memilih untuk membekap mulutku. Dan diam dengan seribu pertanyaan.

∞∞∞

Remang-remang cahaya pantulan kaca mobil ini mengiringi selama perjalanan kami. Sesaat kami sampai di tujuan. Oh, ku baru mengerti apa yang terjadi disini.

Tangan kekar ayah yang menggendongku,terasa lemah seketika ketika melihat istrinya menangis lepas melihat kain putih menyelimuti seseorang. Ibuku, tangisannya pecah. Ia berteriak histeris. Kehisterisannya bahkan sampai mampu melumpuhkan ingatan bahwa aku disini, anaknya, sedang sakit. Ayahku melepaskanku, dan membiarkanku begitu saja. Ku sandarkan tubuh ini, di tembok dingin berlapis cat coklat. Tak ada yang menyadariku disini, sampai pade’ ku menyuruh salah satu sanak saudaraku untuk mengistirahatkanku di kamar. Keluarga besarku tahu, bahwa aku sedang sakit.

∞∞∞

Sampai juga tubuh ini pada kasur empuk ini. Ku menangis, menangis sejadi-jadinya. Sepupuku,mengelus kepalaku lembut berusaha menenangkanku. Sedangkan aku? Aku sama sekali tidak tenang. Saat itu juga aku mengutuk diriku. Bahwa aku telah menghalangi ibuku untuk pertemuan terakhirnya dengan sosok wanita paling berjasa dalam hidupnya. Ku baru mengetahui, bahwa keinginan nenekku adalah mengumpulkan semua anaknya termasuk aku cucu kesayangannya.

“Tenang neng Amel. Udah jangan nangis lagi”ujar sepupuku,Memey. “Teh, gimana Amel bisa tenang? Gimana Amel gak nangis? Amel biang keroknya. Lihat! Gara-gara Amel sakit, ibu gak bisa ketemu nenek yang terkhir kalinya! Amel seharusnya tau diri. Bukan Amel aja yang berharga buat ibu. Sekarang, yang sedang terbaring kaku berbalut kain putih itu, sudah nggak ada! Amel ini memang cucu yang nggak baik. Seharusnya Amel aja yang mengganti posisi nenek sekarang! Nenek nggak bakal datang lagi teh! Ini salah Amel! Ini salah Amel!”teriakku sambil terus mengutuk diriku yang bodoh ini.

Aku! Aku memang bodoh! Kulihat sepupu dan keponakanku berusaha menenangkanku. Aku tak mampu tenang, melihat ibuku terus memeluk nenek sambil menangis tak henti. Mereka menyuruhku untuk tidak terus menyalahkan diri dan berhenti menangis. Tapi ku tak kuasa. Nenek disana, pergi dengan senyuman menghiasi wajahnya. Subhanallah, sungguh ini mulia. Nenekku meninggal disaat tersenyum, tepat di malam pertama bulan ramadhan.

∞∞∞

Tak mungkin keluarga besar Sukarsa ini terus berduka, mengingat ini adalah malam pertama ramadhan. Beberapa bude’ ku menyiapkan santapan untuk sahur. Lantunan ayat suci, ribuan ucapan do’a dan shalat yang mengiringi malam. Menemani kepergian nenekku.Hari ini ku tak bisa puasa, mengingat kondisi tubuhku yang belum meyakinkan. Selamat jalan nenekku……

∞∞∞

Dan, setelah 3 tahun lamanya semenjak peristiwa berduka itu. Baru kali ini kusadari. Tepatnya disaat ku sedang mengerahkan setiap untaian kata dalam cerpen kisah hidup ini. Tidakkah disadari? Nenekku meninggal disaat malam pertama bulan ramadhan. Dan selama ini keluargaku belum pernah sahur bersama. Mukinkah nenekku menginginkan agar anak-anaknya sahur bersama di malam pertama bulan ramadhan, dan dengan peristiwa kepergiannya adalah caranya? Sungguh Allah Maha Mengetahui. Sampai kapanpun jika aku masih tetap aku, takkan kulupakan hari itu,                         . Sungguh, rabu yang berduka.

Karya : Difa Ameliora Pujayanti

WOW…UANG PENGEMIS

Image

Pantauan Liputan6.com, Walang dan Sa’aran kompak mengenakan kaos hijau di Panti Sosial Bina Insan Bandung Daya, Jalan Raya Binaan Marga no 48, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2013).

Sa’aran duduk di atas kursi roda. Sementara Walang masih terlihat bugar. Dengan rambut yang semua sudah memutih, keduanya duduk di depan meja yang di atasnya terdapat gepokan uang-uang hasil mengemis.

Uang-uang hasil mengemis itu dalam berbagai pecahan. Dari mulai pecahan Rp 1.000 sampai Rp 50.000. Semua sudah dirapihkan petugas. Diikat dan dikelompokkan berdasarkan pecahannya.

Keduanya terjaring razia petugas saat berada di bawah jalan layang Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa 26 November. Dua pria tua ini masih memiliki hubungan keluarga.

“Iya Walang dan Sa’aran itu satu kampung dan kerabat dekat. Rumahnya juga berdekatan hanya beberapa meter saja,” kata Kepala Seksi Rehabilitasi Dinas Sosial Jakarta Selatan Miftahul Huda, saat dihubungi Liputan6.com, kemarin. (Ism/Mut)

MA Amerika Larang Pembatasan atas Perkawinan Sesama Jenis

Sabtu, 29 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 03:01

Berita / AS

Mahkamah Agung AS telah memutuskan bahwa pemerintah federal tidak boleh membatasi definisi perkawinan hanya bagi pasangan lawan jenis saja.

Dalam apa yang dipandang sebagai kemenangan besar bagi gerakan hak kaum gay, Mahkamah Agung AS telah memutuskan bahwa pemerintah federal tidak boleh membatasi definisi perkawinan hanya bagi pasangan lawan jenis saja.

Putusan MA itu berarti pasangan pria, dan atau pasangan wanita gay yang menikah secara resmi berhak mengklaim tunjangan federal yang sama yang tersedia bagi pasangan heteroseksual yang sudah menikah, seperti keringanan pajak, tunjangan kesehatan dan pensiun.

Keputusan itu membatalkan suatu ketentuan dalam UU federal tentang perkawinan yang disebut DOMA, tetapi tidak mengharuskan masing-masing negara bagian untuk mengakui pernikahan sesama jenis yang mungkin legal di negara bagian lain.

8A167B8C-4CDD-4CC1-A938-962873358154_w640_r1_s

Pernikahan sesama jenis legal, atau akan segera legal, di 12 negara bagian dan District of Columbia.

Dalam kasus lain, MA mengatakan putusan pengadilan yang lebih rendah yang membatalkan larangan pernikahan sesama jenis di California tidak dapat diajukan banding, yang berarti pernikahan gay dapat dilanjutkan di negara bagian itu.

Tapi pengadilan tinggi itu tidak membuat keputusan tentang validitas larangan pernikahan sesama jenis secara keseluruhan di California atau 36 negara bagian lain.

Perkawinan Sejenis Menurut  Ajaran Islam

Laknat bagi Gay dan Waria

Nabi dengan tegas melak-nat para pelaku penyimpangan perilaku dan seksual ini. Ter-hadap kaum waria, yaitu kaum pria yang menjadi wanita, Nabi dengan tegas menyatakan, ”Ra-sulullah melaknat kaum perem-puan yang menyerupai pria, dan kaum pria yang menyerupai wanita.” (HR. Bukhari, Abu Da-wud, at-Tirmidzi, an-Nasa’i dan Ibn Majah dari Ibn ‘Abbas). Hadits ini tidak hanya berlaku untuk waria, tetapi perempuan yang menyerupai laki-laki. Tidak hanya itu, Nabi pun melaknat kaum pria yang memakai pakaian wanita, dan wanita yang memakai pakai-an pria (HR. Ahmad dan Abu Dawud). Tidak hanya melaknat, Nabi pun memerintahkan agar mereka diusir (HR. Abu Dawud dari Abu Hurairah).

Nas-nas ini, menurut Imam Nawawi, menegaskan tentang keharaman tindakan penyim-pangan perilaku tersebut (as-Syaukani, Nailu al-Authar, II/107). Adapun tindakan penyimpang-an seksual, seperti Gay dan lesbi, dengan tegas dilaknat oleh Allah, ”Allah melaknat siapa saja yang melakukan tindakan kaumnya Luth, sebanyak tiga kali.” (HR Ahmad dari Ibn ‘Abbas). Tidak hanya itu, Nabi juga dengan te-gas memerintahkan agar mem-bunuh pelaku (al-fa’il wa al-maf’ul) (HR Ahmad dari Ibn ‘Abbas). Kedua nas ini juga de-ngan tegas menunjukkan haramnya penyimpangan seksual tersebut.

INTAKE PROSES

Intake proses atau  proses asupan adalah makanisme kognitif juga sekaligus  sebagai mediasi interkasi antara  infut data dan faktor asupan.  Mekanisme kognitif  tidak sekedar menerima informasi  tetapi mengubah, mengkontruksi pengetahuan, sikap dan keterampilan. Proses asupan atau intake proses dalam penguasaan bahasa kedua (L2) melalui tiga tahapan  : Inferencing, adalah proses penyimpulan  subsitem bahasa yang melibatkan linguistik dan nonlinguistik dengan pola pikir deduktif induktif atau induktif dekuktif. Penataan, mengandung pengertian struktur yang tepat yang mewakili target bahasa(TL).Restrukturrisasi penemuan struktur baru yang menjadikan siswa meninggalkan hipotesis lama. Hal ini ditandai dengan perubahan strategi mengkoordinasi, mengintegrasikan dan mereorganisikan kompenen  bahasa kedua sehingga pengeolahan asupan lebih efisien.

Intake proses merupakan mediasi interaksi antara infut dan faktor asupan. Interaksi antara infut dan faktor asupan dalam pemerolehan bahasa kedua dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Proses Masukan (Input)
  2. Proses Masukan Apersepsi (Apperceived Input)

Dalam proses masukan apersepsi terdapat informasi yang masuk, kegiatan masukan informasi ini juga termasuk mengingat-ingat kembali atau menghubungkan pengalaman belajar sebelumnya.

  1. Proses Pemahaman Masukan (Comprehended Input) Dalam proses ini lebih kepada proses pemahaman tatabahasa secara universalyang sebelumnya telah diterima.
  2. Proses Penerimaan (Intake)

Proses penerimaan (intake) adalah proses penerimaan dari materi ketatabahasaan. Ini adalah tahap penting antara masukan (input) dengan tata bahasa, tahap pertama selama dalam konsep awal ketatabahasaan para pemelajar mulai diubah dalam beberapa cara. Penerimaan (intake) memiliki arti penerimaan fitur bahasa baru oleh pemelajar sebagai bagian dari pembelajaran.

  1. Proses Keluaran (Output)

Proses keluaran (output) dapat berfungsi sebagai bagian dari umpan balik dari tahap penerimaan (intake). Hasil keluaran (output) seharusnya tidak dilihat sebagai titik akhir dari proses perolehan bahasa kedua, melainkan dapat dijadikan sebagai pendukung untuk memulai ulang keseluruhan proses sebelumnya, yakni proses masukan (input), apersepsi masukan (apperceived input), memahami masukan (comprehended input), penerimaan (intake) dan kembali pada proses keluaran (output).

            Ada beberapa pendapat tentang teori penguasaan bahasa kedua . Teori tersebut adalah teori pemerolehan bahasa (language acquissition), teori pembelajaran bahasa (language learning) dan teori kreatifitas  bahasa (creatitivity linguistics). Pada hakikatnya penguasaan bahasa kedua dapat melalui dua cara, yaitu cara pertama disebut dengan pemerolehan bahasa dan cara kedua disebut dengan  pembelajaran bahasa.

OOOW… GURU TEMAN KENCAN YANG RAMAH BENARKAH?????

GURUJika mendengar kata “guru”, yang ada di pikiran banyak orang pastilah pria atau wanita setengah baya dengan seragam, papan tulis, dan setumpuk pekerjaan rumah. Sungguh tak menarik untuk diajak kencan. Tapi jangan terburu illfeel dulu.  Banyak kok guru muda yang oke untuk diajak kencan. Lagi pula, pacaran dengan orang yang berprofesi sebagai guru ternyata punya banyak manfaatlho.
1. Mereka ramah pada semua orang
Guru harus dapat berkomunikasi dengan baik dengan anak-anak, orang tua mereka, atasan, dan rekan kerja. Ini adalah keharusan jika ingin menjadi guru. Keuntungannya adalah ketika tiba saat mengenalkannya dengan keluarga. Karena kebiasaannya berhubungan dengan banyak orang, membuat keluargamu terkesan tentu bukan hal yang sulit dilakukannya.
2. Mereka suka anak-anak
Tentu saja orang yang berprofesi sebagai guru suka pada anak-anak karena mereka bekerja bersama mereka setiap hari. Ini berarti saat kalian memutuskan menikah dan punya anak, si dia akan lebih mudah mendidik dan berkomunikasi dengan anak.
3. Mereka sudah punya jadwal waktu dan liburan
Salah satu keuntungan besar berpacaran dengan guru adalah karena mereka sudah memiliki jadwal yang teratur. Akan ada waktu untuk kalian berdua, waktu liburan, dan waktu untuk bekerja. Ini membuat semuanya lebih mudah, terutama jika kalian merencanakan banyak hal.
4. Mereka senang berpikir positif
Bukankah guru selalu diharapkan bisa melihat sisi baik dari setiap anak didiknya? Bukankah guru juga sering mengatakan “Tak ada anak yang bodoh, yang ada hanyalah anak yang malas belajar” pada anak didiknya? Berpacaran dengan guru berarti punya seseorang yang akan selalu mendukung dan menunjukkan sisi positif dirimu.
5. Mereka sudah menyiapkan banyak hal
Setiap hari guru sudah terbiasa menyiapkan banyak hal. Mulai dari kertas ujian, materi, bahan ajar, dan lain sebagainya. Ini berimbas pada kehidupan pribadi mereka. Tak perlu repot-repot menyiapkan banyak hal karena dia pasti sudah menanganinya.
6. Mereka tidak egois
Kebanyakan orang yang menjadi guru tidak egois. Mereka lebih banyak memikirkan orang lain, anak didiknya, atau orang yang mereka sayangi. Siap-siap saja untuk selalu mendapat perhatian jika berpacaran dengan guru.
7. Belajar hal-hal baru
Guru selalu punya pengetahuan tentang banyak topik. Bagi orang yang suka belajar, berpacaran dengan guru bisa jadi hal yang menyenangkan. Berbicara dengan mereka bisa menambah wawasan dan ilmu.
Jadi, siapa bilang berpacaran dengan seorang guru akan jadi membosankan? Buktinya, banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari seorang guru sebagai teman kencan.

Sumber :http://keajaiban.blogdetik.com

Guru Termuda di Dunia Berumur 7 Tahun

Adora’s favorite history book (The Century for Young People) a gift from the author, Peter Jennings. “It is the best history book I have ever read,” says Adora.

“Reading and writing is my life.” Adora says seriously. She hopes to use her own success to inspire other kids to take more of an interest in reading and writing.

“Nowadays children are lacking in reading and writing skills, and they are saying things like ‘I don’t like to read’ or ‘ I don’t want to write.’ That hurts me very much.”

 Although Adora knows her stories are a way to reach out and inspire, she hopes this website will provide some insights of her success and a platform for visitors to access additional tool for their own reading and writing.
 Adora’s love of books is evident both in the vast amount she reads a day (she gobbles down 2-3 books a day) and in the diversity of her own writing.
 Watch Adora reading her poems and talking about story ideas (Please use the user name: ilikepianoadrianna@hotmail and password: adorasvitak.com to log in), cli
 A self-proclaimed ‘amateur historian’, Adora loves to read historical fiction, so perhaps it’s not surprising that her stories range in setting from ancient Egypt to Elizabethan England. Well-researched and wonderfully vivid, Adora’s historical fiction informs while following fast paced and spirited storylines. Adora’s interest in non-fiction history was originally sparked by historical fiction, and she hopes that her own stories will serve as a similar inspiration for other kids.

JILBAB MEMPERLAMBAT PENUAAN DAN MEMCEGAH KANKER KULIT

Islam menganjurkan kepada seluruh wanita muslim di dunia wajib untuk memakai jilbab dan kerudung. Banyak yang keliru mengenai  jilbab sama dengan kerudung, dan juga sebaliknya. Ternyata jilbab dan kerudung itu berbeda. jilbab adalah kain yang menutupi seluruh aurat perempuan kecuali muka dan telapak tangan. Sedangkan kerudung adalah kain yang hanya menutupi kepala sampai dada saja.

Manfaat jilbab itu banyak sekali. Selain untuk menutup aurat dan menjaga diri dari pandangan lawan jenis yang bukan muhrim, dengan memakai jilbab kita juga dapat memperbaiki akhlak diri sendiri. Setelah diadakan tes mengenai manfaat jilbab, ternyata jilbab sangat baik untuk kesehatan. Terutama bagi wanita. Yaitu jilbab terbukti memperlambat penuaan dini dan mecegah kanker kulit. Dikarenakan kulit wanita lebih tipis dari kulit pria, maka apabila kulit wanita sering terkena sinar matahari tanpa menggunakan jilbab, wanita itu rawan sekali terkena penuaan dini dan kanker kulit.

Ada yang berpendapat bahwa memakai jilbab itu panas, tidak gaul, tidak trendi, sulit mendapat pekerjaan dan sebagainya. Memang benar, apabila kita memakai jilbab itu panas. Apalagi jika memakai jilbab pada siang hari, dan baru memakai jilbab serta belum terbiasa. Hal ini dapat dicegah dengan cara sesuaikan jenis kain jilbab yang akan dipakai dengan iklim daerah atau negara masing-masing. Sedangkan pendapat tentang memakai jilbab itu tidak gaul dan tidak trendi itu tidak benar. karena pada zaman sekarang telah banyak ragam dan modelnya, sehingga apabila akan memakai jilbab, model dan motivnya tidak itu-itu saja.

Dan pendapat terakhir mengenai apabila memakai jilbab menyebabkan sulit mendapat pekerjaan juga tidak benar. Sekarang banyak pekerjaan yang mengharuskan pegawainya membiarkan auratnya terbuka. Tetapi tidak sedikit juga pekerjaan halal yang membolehkan pegawainya memakai jilbab.

oleh : Hanum Nur’alifia

Robot Perang Indonesia yang Dikagumi Inggris

Robot perang Indonesia yang dikagumi Inggris SIAPA sangka dari Swindon, sebuah kota kecil yang berjarak sekitar dua jam berkendara dari London, seorang anak bangsa, Dr Subchan, kini menjadi pembicaran di Inggris. Peneliti di Cranfield University, Shrivenham Campus di Oxfordshire, Inggris, bersama timnya dinyatakan sebagai pemenang Minister of Defense (MoD) Grand Challenge, Bahkan, Departemen Pertahanan Inggris berminat mengembangkan robot dan piranti ciptaan timnya.

MoD Grand Challenge adalah lomba bergengsi untuk mencari teknologi terapan di dunia militer yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Inggris. Subchan, pria yang lahir dan besar di Jombang, Jawa Timur, itu bersama Team Stellar mengembangkan Saturn (Sensing and Autonomous Tactical Urban Reconnaissance Network).

Saturn adalah semacam robot yang berfungsi mendeteksi ancaman musuh. Bukan sembarang robot. Ini adalah robot terpadu yang memiliki tiga komponen, baik di darat maupun udara, yang bisa mengidentifikasi kekuatan dan posisi musuh di medan pertempuran.

”Robot ini bisa menggantikan manusia untuk mengintai kekuatan dan posisi musuh, tanpa berisiko terlihat atau diketahui lawan,” jelas Subchan yang lulusan Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) jurusan matematika 1994 itu.

sumber : http://faktabukanopini.blogspot.com