TERCERDASKANNYA RAKYAT OLEH BAHASA PEJABAT DAN BIROKRAT

Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya , supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang pada mereka (QS.Ibrahim:4)

Firman Allah SWT di atas jika dihubungankan dengan tingkat pendidikan rakyat Indonesia sangat relevan . Rakyat Indonesia masih banyak yang berpendidikan rendah. Dengan tingkat pendidikan yang rendah berpengaruh pada daya nalar . Biasanya rakyat yang berpendidikan rendah lebih mengedepankan emosi daripada akal sehat dalam pemecahan masalah.

Dapatlah kita perhatikan kehidupan  berpolitik rakyat Indonesia, dalam menyalurkan pendapat rakyat Indonesia sering terlibat pada perbuatan Anarki. Tidak sedikit fasilitas negera yang dirusak padahal fasilitas tersebut sangat dibutuhkan oleh khalayak banyak. Perbuatan-perbuatan seperti itu menggambarkan  daya nalar rakyat Indonesia sangat rendah atau rakyat Indonesia benar-benar belum cerdas dalam menghadapi berbagai persolan.

Padahal dalam pemecahan masalah akan lebih baik jika menggunakan komunikasi yang benar. Komunikasi dua arah dengan mengesampingkan emosi semua masalah akan terselesaikan tanpa ada yang dirugikan. Memang dalam komunikasi diperlukan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Sehingga ketika mengutarakan ide , pendapat dan saran tidak terjadi penafsiran ganda. Penyusunan kalimat yang efektif dan efisien dalam arti berbicara tidak berbelit-belit akan mepercepat pemahaman makna pembicaraan dan perolehan solusi pemecahan masalah.
Kerusuhan-kerusuhan yang sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia tidak terlepas dari bahasa yang digunakan oleh para pejabat dan birokrat. Pemicu keributan terletak pada tingkat pendidikan rakyat yang rendah dan penggunaan bahasa oleh pejabat dan birokrat sulit dipahami dan dimergerti oleh rakyat. Akibatnya rakyat tidak memperoleh kejelasan dari semua masalah yang dihadapi sehingga rakyat tidak terpuaskan.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: