Tag Archives: alternatif penilaian

PENILAIAN SEBAGAI MEDIA REKAM JEJAK PEKEMBANGAN KOGNITIF DAN AFEKTIF SISWA

oleh: LILY MULYADI

Penggunaan istilah rekam jejak sering dikaitkan dengan pemilihan jabatan tertentu seperti pemilihan presiden dan wakil presiden sampai kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota . Selain itu rekem jejak  dikenal untuk seleksi pejabat publik setingkat menteri seperti Kepala POLRI dan Jaksa Agung atau komisioner pada sebuah komisi  atau Komisi Yudisial (KY) bahkan untuk jabatan Hakim Agung Mahkamah Agung RI. Rekam jejak bagi seorang pejabat publik sangat diperlukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana   kesan terhadap tingkah laku perbuatan yang bersangkutan pada beberapa waktu yang lalu untuk dapat dilacak dan dikritisi. Adakah cacat hukum, moral dan sosial sehingga yang bersangkutan  layak untuk  menduduki sebuah jabatan publik atau tidak.

Dalam dunia kedokteran mengenal istilah rekam medis. Rekam medis adalah keterangan baik yang tertulis maupun terekam tentang identitas anamnesa penentuan fisik , laboratorium, diagnosa segala pelayanan dan tindakan medik yang diberikan kepada pasien dan pengobatan baik yang dirawat inap , rawat jalan maupun yang mendapatkan pelayanan gawat darurat. Rekam medis mempunyai pengertian yang sangat luas , tidak hanya sekedar kegiatan pencatatan, akan tetapi mempunyai pengertian sebagai suatu sistem penyelenggaraan rekam medis yaitu mulai pencatatan selama pasien mendapatkan pelayanan medik , dilanjutkan dengan penanganan berkas rekam medis yang meliputi penyelenggaraan penyimpanan serta pengeluaran berkas dari tempat penyimpanan untuk melayani permintaan/peminjaman  dari pasien atau untuk keperluan lainnya. Rekam medis juga merupakan kompilasi fakta tentang kondisi kesehatan dan penyakit seorang pasien yang meliputi :  data terdokumentasi tentang keadaan sakit sekarang dan waktu lampau;  pengobatan yang telah dan akan dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional secara tertulis.

            Dalam dunia pendidikan terdapat kegiatan  penilaian  yang digunakan sebagai media rekam jejak perkembangan hasil belajar siswa ranah kognitif, psikomotor dan afektif. Melalui penilaian  tersebut diperoleh informasi perkembangan  hasil belajar siswa. Pengertian penilaian (asesmen) itu sendiri diartikan oleh Stiggins (1994) sebagai penilaian proses, kemajuan, dan hasil belajar siswa (outcomes). Sedangkan Wiggins (1984) dalam Wulan  menyatakan bahwa asesmen merupakan sarana yang secara kronologis membantu guru dalam memonitor siswa. Continue reading →

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.